Daftar Merk Dagang Insektisida SISTEMIK untuk Tanaman Padi ( #1) Hama & Penyakit Tanaman – Untuk mengendalikan hama secara kimiawi pada tanaman padi diperlukan insektisida yang seusia dengan hama sasaran. Penggunaan insektisida dimaksudkan untuk menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen, dimana serangan hama pada tanaman padi dapat Namun sebenarnya, paparan residu pestisida bisa dikurangi. Guna mengurangi residu pestisida maka bisa dilakukan hal berikut: 1. Mencuci dengan air mengalir. Cara ini disarankan agar residu pestisida yang menempel bisa larut atau hilang. Guna memaksimalkan penghilangan residu pestisida maka, gosok-gosoklah sayur dan buah saat mencuci. dengan dosis dan konsentrasi yang lebih rendah dari seharusnya (Marwoto et al., 1991). Konsentrasi anjuran penggunaan insektisida untuk mengendalikan hama berkisar 2–4 ml/l air tergantung dari macam kandungan bahan aktif pestisida. Kenyataannya banyak petani yang menggunakan konsentrasi kurang dari 2 ml/l air, walaupun sebagian telah menggunakan Bahan aktif mankozeb terdaftar pada kode FRAC (Fungicide Resistance Action Committee) termasuk golongan M3, yaitu Ditio-Karbamat. Mancozeb bereaksi dengan, dan menonaktifkan, kelompok-kelompok asam amino sulfhidril dan enzim dalam sel-sel jamur, sehingga mengganggu metabolisme lipid, respirasi, dan produksi adenosin trifosfat. Alat semprot pestisida (sprayer) yang digunakan dalam pertanian berfungsi untuk memecah suatu cairan, larutan atau suspensi menjadi butiran cairan atau spray. Alat ini digunakan untuk mengaplikasikan bahan kimia aktif seperti pestisida yang berfungsi untuk memberantas hama dan penyakit tanaman lainnya. iZ8g.

mengenal bahan aktif pestisida dan fungsinya