Ketikaia mencoba memainkan lagu Kupu-Kupu Yang Lucu, tiba-tiba perhatiannya tertuju pada seekor kupu-kupu berwarna kuning yang terjebak di kaca jendela. Kupu-kupu itu kelabakan sambil menabrak kaca jendela karena ingin keluar sehingga menimbulkan suara berisik. " Kasihan", bisik hati Liza. Ia pun berhenti meniup pianikanya dan berjalan dengan tertatih-tatih sambil menahan sakit menuju ke jendela. Kupu itu semakin ketakutan ketika melihat Liza mendekat. Kinikupu-kupu tidak lagi mendapatkan daun dari bunga, tetapi madu yang sangat manis dan lebih enak daripada daun. Berkat pertolongan sepuluh kupu-kupu, beberapa minggu kemudian jumlah bunga di taman itu bertambah. Kini di taman itu terdapat ratusan bunga mawar dan bunga sepatu. Kehidupan di taman itu menjadi penuh dengan kebahagiaan. CeritaBunga dan Kupu-kupu - Pada zaman dahulu kala, ada sebuah hutan yang cukup asri. Di dalam hutan tersebut tumbuh berbagai pohon dengan buah-buah yang manis dan ranum, sehingga banyak binatang yang senang tinggal di hutan tersebut. Dari hewan besar seperi rusa, panda, beruang, hingga para serangga. Pada suatu hari, hutan tersebut Lagukupu-kupu yang lucu diciptakan oleh Ibu Sud. Dalam menyanyikan sebuah lagu, kita perlu memperhatikan tempo lagu tersebut. Tempo merupakan cepat dan lambatnya lagu saat dinyanyikan. Lagu kupu-kupu yang lucu menggunakan tempo lante yaitu tempo yang lebih lambat. Oleh karena itu, pilihan jawaban yang tepat adalah C. LirikLagu Kupu Kupu di sana t'lah ada keranjang kotoran. bila adik yang baru pandai berjalan. terinjak kulit pisang di kaki kanan. adik jatuh menangis mengerang erang. sebab salah sipembuang kulit pisang. Lihat ibu keretaku yang baru. cukup besar buat ayah dan ibu. dari kulit buah jeruk bali. Kupu Yang Lucu." Please Tolong Banget: ( Aku Lagi Di vzacnfs. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Cerita fabel adalah cerita yang tokoh-tokohnya binatang. Binatang-binatang dalam cerita fabel berperilaku seperti manusia. Melalui cerita fabel kita tidak hanya bisa mengajarkan kebajikan saja tapi juga bisa memberikan pembelajaran ilmu pengetahuan alam. Sebagai contohnya adalah cerita fabel berikut yang mengandung pelajaran tentang metamorfosis muncul dari peraduannya dengan sinarnya yang lembut. Binatang-binatang mulai bermunculan. Burung- burung dengan cericitnya yang ramai ikut meramaikan suasana pagi. Dari balik semak dan rerumputan Pongki belalang menggeliatkan tubuhnya dengan malas. Hujan yang turun semalam membuat tidurnya nyenyak hingga rasa kantuknya masih tersisa. "Selamat pagi Pongki.. ," sebuah suara menyapanya dengan ramah. Pongki tersenyum. Sosok tubuh gendut berbulu berayun ayun di tangkai daun. "Pagi Ulil, " jawab Pongki ramah. Ulil adalah seekor ulat berwarna kehijauan. Ia tinggal di balik tanaman perdu yang tumbuh tak jauh dari semak-semak tempat Pongki tinggal. Pertama kali Pongki mengenal Ulil ketika suatu hari Ibu kupu-kupu meletakkan telurnya di tangkai daun. Beberapa hari kemudian telur itu menetas. Dari dalamnya muncul mahluk kecil dan lembut. Hal pertama yang dilakukan mahluk itu adalah memakan cangkangnya. Pongki sempat terkejut saat itu. Tapi demi melihat dari hari ke hari mahluk itu selalu makan dan makan akhirnya ia maklum. Mungkin Ulil, mahluk kecil itu selalu kelaparan. Tiap hari Pongki selalu bercengkerama dengan Ulil. Hanya Pongki yang mau berteman dengan Ulil. Ini yang membuat Pongki merasa kasihan. Binatang-binatang yang lain tidak menyukai Ulil. Semut, kepik, laba-laba menjauhi Ulil. Tubuhnya menjijikkan , banyak bulu yang tumbuh di sekujur tubuhnya. Di samping itu Ulil terlalu rakus. Ya, yang dilakukannya tiap hari adalah makan, makan dan makan. Binatang lain sampai risih melihatnya. Sampai-sampai tanaman yang ditempatinya berlubang lubang daunnya. Suatu hari Pongki merasakan ada sesuatu lain. Tidak ada sapaan dari Ulil sahabatnya seperti biasanya. "Ulil... Uliil.., " kata Pongki khawatir. Jangan-jangan Ulil jatuh lalu terinjak... Atau dipatuk oleh burung pipit. "Uliil..., " kata Pongki sedih. Hari demi hari berlalu. Pongki sering duduk di bawah pohon tempat biasanya ia ngobrol dengan Ulil sahabatnya. Ia benar benar rindu pada Ulil yang lembut dan lucu. 1 2 Lihat Pendidikan Selengkapnya Menyuguhkan cerita fabel kepada anak memiliki banyak manfaat baginya. Hal ini karena lewat cerita fabel pula, anak bukan hanya belajar tapi juga dapat terhibur dan mengasah itu, jenis bacaan tersebut juga memiliki banyak amanat yang dapat berdampak baik bagi perkembangan karakternya. Salah satunya adalah lewat kisah "Kupu-kupu Berhati Mulia".Kira-kira, pesan apa saja yang bisa diambil anak? Lalu, bagaimana kisah dari si Kupu-kupu sehingga ia dijuluki berhati mulia?Yuk, ajak si Kecil membaca rangkuman cerita fabel anak dari tentang "Kupu-kupu Berhati Mulia" di bawah ini!1. Alkisah, hiduplah seekor semut yang tinggal di sebuah kebun MaharaniDikisahkan, hiduplah seekor semut yang hidup di sebuah kebun sekolah. Hari itu, mentari bersinar begitu cerahnya. Ia pun memutuskan untuk pergi berkeliling dan menyusuri kebun sekolah tempat ia tersebut sangatlah indah. Ada bunga penuh warna-warni di mana-mana. Si Semut sangat bahagia terlebih karena dengan kaki dan tubuh yang ia miliki, dirinya dapat bebas bergerak sambil menikmati keindahan kebun berjalan-jalan, si Semut juga tak lupa untuk menyapa hewan-hewan lain yang berada di kawasan Picks2. Si Semut mengejek kepompong karena rupanya yang tak MaharaniDalam perjalanannya, perhatian si Semut tiba-tiba teralihkan. Dirinya melihat ada kepompong yang menggantung di salah satu ranting sebuah pohon. Hewan tersebut pun berhenti dan memandanginya bukan ucapan baik yang keluar dari mulut Semut. Ia malah mengejek rupa buruk dari kepompong tersebut. Si Semut juga sangat menyayangkan nasib kepompong yang tidak bisa kemana-mana dan hanya menggantung di ranting pohon."Hai, Kepompong! Alangkah buruk nasibmu. Kamu hanya bisa terdiam dan tergantung di situ. Ayo, jalan-jalan! Lihat kebun sekolah yang luas dan indah ini!" ejek perkataan Semut, kepompong tersebut tentu tidak bisa melawan. Ia hanya terdiam dan tak bisa berbuat Hujan pun turun dan membuat Semut masuk ke AjimDi hari yang lain, si Semut kembali mengelilingi kebun sekolah. Namun tiba-tiba turun hujan. Akibatnya, kebun sekolah tersebut dipenuhi oleh disangka, ketika si Semut tengah berjalan-jalan, ia pun tergelincir dan jatuh ke dalam kubangan lumpur. Lantas, dirinya berteriak sekuat mungkin untuk meminta pertolongan."Tolong bantu aku! Aku mau tenggelam! Tolong, tolong!" teriak dirinya sudah berusaha sekuat tenaga berteriak, tidak ada hewan yang kunjung datang untuk Tiba-tiba, datang seekor kupu-kupu yang menyelamatkan si AjimNamun tiba-tiba, datanglah seekor kupu-kupu cantik yang terbang melintas sambil membawa ranting. Ternyata, hewan tersebut datang untuk menyelamatkan si Semut."Semut! Peganglah erat-erat ranting itu. Nanti, aku akan mengangkatmu," ucap si pun meraih dan memegang erat ranting tersebut. Dengan sekuat tenaga, Kupu-kupu mengangkat tubuh Semut dari kubangan lumpur dan menurunkannya di tempat yang lebih sudah ditolong, si Semut pun berterima kasih kepada Kupu-kupu karena telah menyelamatkan nyawanya. Namun tanpa ia sadari, Kupu-kupu tersebut adalah kepompong yang dulu pernah diejeknya."Aku adalah kepompong yang pernah kau ejek," ucap hewan bersayap ini, si Semut pun merasa bersalah. Dirinya berjanji untuk tidak lagi mengejek hewan-hewan yang hidup di kebun sekolah Amanat dari cerita fabel anak Kupu-Kupu Berhati MuliaFreepik/ProstoolehGimana ceritanya tadi, Ma? Pastinya menarik, bukan? Nah dari kisah tersebut, anak mama dapat belajar bahwa tidak baik mengejek seseorang karena ini bukan hanya karena mengejek merupakan perbuatan yang buruk, tapi juga karena menilai seseorang hanya dari penampilannya bukanlah perilaku terpuji. Sebab, penampilan luar seseorang belum tentu mewakilkan watak dan karakter yang ada di samping itu, anak juga bisa belajar bahwa tidak semua makhluk diciptakan sama oleh Tuhan. Nah, dari sini si Kecil perlu tahu bahwa perbedaan itu memang ada dalam kehidupan sehingga dirinya harus menghargai dan tidak boleh malah memberikan ujaran karena itu, beritahu anak untuk tidak mencontoh perilaku si Semut di awal cerita. Ajak dirinya untuk selalu bersikap baik kepada semua orang karena siapa tahu mereka akan membantu dirinya di suatu hari tadi cerita fabel anak "Kupu-kupu Berhati Mulia". Semoga si kecil terhibur dan dapat mengambil amanatnya ya, Ma!Baca jugaCerita Fabel untuk Anak Kisah Gajah dan SemutCerita Fabel untuk Anak Kisah Ikan dan BurungDongeng Fabel Anak Cerita Kancil dan Kura-Kura Setiap hari kita akan melalui berbagai tantangan dan ujian, pada kesempatan kali ini kami akan bercerita mengenai tantangan yang harus di lalui oleh kupu-kupu. Yuk kita baca ceritanya dan juga tonton videonya sampai selesai. Suatu hari seorang laki-laki menemukan kepompong kupu-kupu. Dia melihat seekor ulat berusaha keluar dari celah kepompong yang kecil. Dia duduk dan mengamati ulat itu selama beberapa jam, saat si ulat berjuang untuk memaksa tubuhnya keluar melalui lubang yang kecil. Hingga saat terlihat si ulat seperti sangat kesulitan dan tidak membuat kemajuan sama sekali. Melihat hal tersebut, laki-laki itu memutuskan untuk membantu ulat agar bisa keluar dari kepompong. Dia mengambil gunting dan memotong ujung kepompong. Ulat tersebut kemudian keluar dengan tubuh yang bengkak, dan terlihat sayap kecil yang keriput menempel pada tubuhnya. Laki-laki itu terus memperhatikan si ulat, menunggu sayapnya membesar dan berubah menjadi kupu-kupu. Namun hal itu ternyata tidak pernah terjadi. Kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya dengan tidak bisa terbang, merangkak dengan sayap kecil dan tubuh yang bengkak. Meskipun pria itu baik hati , dia tidak mengerti bahwa kepompong yang membatasi dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk bisa melewati lubang kecil itu; adalah cara Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu ke sayapnya. Yaitu mempersiapkan kupu-kupu untuk terbang setelah keluar dari kepompong. Dalam kehidupan nyata, kita sering kali dihadapkan dengan berbagai masalah, yang membuat kita sangat kesulitan. Seringkali muncul keinginan kita untuk melarikan diri darinya. Padahal tantangan tersebut dipersiapkan Tuhan, agar kita bisa menjadi versi yang lebih baik dari kita saat ini. Hal yang sama terjadi Ketika kita mendidik anak. Karena rasa sayang kita terhadap mereka, seringkali kita membantu mengatasi masalah yang mereka hadapi. Padahal kemampuan untuk mengatasi permasalahan mereka sendiri akan menjadikan mereka orang yang kuat dan siap menghadapi masa depan. Untuk lebih jelas silahkan tonton video berikut ini Bantu kami agar bisa membagikan cerita inspiratif dan motivasi Bahagia lainnya dengan share video ini. Like dan Subscribe untuk mendapatkan notifikasi video motivasi Bahagia lainnya. Sampai jumpa Pesan moral dalam Cerita Inspirasi Kehidupan Singkat Perjuangan Kupu-Kupu ini adalah Perjuangan kita dalam hidup mengembangkan kekuatan kita . Tanpa perjuangan, kita tidak pernah tumbuh dan tidak pernah menjadi lebih kuat, jadi penting bagi kita untuk mengatasi tantangan sendiri, dan tidak mengandalkan bantuan dari orang lain. Baca juga video inspiratif dan video motivasi lainnya yaitu Kumpulan Contoh Teks Cerita Inspirasi untuk Bahan MendongengCerita Kisah Inspiratif Kehidupan Penderitaan Orang LainCerita Inspiratif Anak Untuk Mendorong Sukses Dalam Hidup Navigasi pos Ada banyak sekali dongeng fabel untuk anak-anak yang mengandung pesan moral baik, salah satunya adalah cerita Kupu-Kupu berhati mulia. Kalau belum pernah mendengar kisahnya, langsung simak artikel berikut!Dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia merupakan salah satu cerita fabel yang cocok dibacakan untuk si kecil. Kisahnya tak hanya indah, tapi juga mengandung pesan moral yang bisa diajarkan untuk buah hati perlu khawatir kalau si kecil merasa bosan mendengar dongengnya. Karena ceritanya yang singkat, si kecil bisa langsung memahami kisahnya sebelum sempat tunggu apa lagi? Langsung saja simak cerita dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia yang telah kami siapkan di artikel berikut! Selain membaca kisahnya, dapatkan juga sedikit ulasan seputar unsur intrinsik dan fakta menariknya, ya?Cerita Dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia Alkisah, hiduplah seekor semut yang suka berjalan-jalan di taman pada hari yang cerah. Perasaannya selalu gembira karena bisa menikmati keindahan taman yang penuh bunga dan beraroma sedap. Dengan penuh kebahagiaan, ia selalu menyapa setiap binatang yang hidup di taman tersebut. Namun sore hari ini, ada sesuatu yang berbeda. Ketika tengah berjalan-jalan, ia melihat sebuah kepompong tengah berada di atas pohon. Melihat bentuk kepompong yang aneh dan bernasib sial karena tak bisa berjalan-jalan keliling taman, Semut langsung mengejek sang Kepompong. “Hei, Kepompong! Sial sekali nasibmu! Kamu hanya bisa bergantung di ranting itu. Apa kamu nggak ingin jalan-jalan melihat luasnya dunia? Memangnya kamu tidak takut ranting itu nantinya patah?” cibir Semut dengan sombong. Pada dasarnya, Semut memang memiliki sifat yang angkuh. Ia kerap membanggakan dirinya yang bisa pergi ke mana pun yang ia suka. Apalagi, ketika ia bisa menunjukkan kekuatannya saat mengangkat benda yang beratnya sepuluh kali lebih besar dari tubuhnya. Ia pun merasa kalau ia adalah binatang yang paling hebat. Terjebak di Lumpur Pada suatu pagi, Semut kembali berjalan-jalan mengelilingi taman. Namun, karena semalam baru saja hujan, taman tersebut dipenuhi dengan genangan lumpur di berbagai tempat. Semut yang kurang berhati-hati pun tergelincir dan jatuh ke dalam genangan. Bahkan, ia nyaris tenggelam dan tak bisa diselamatkan. “Tolong!” teriak Semut meminta bantuan hewan terdekat. “Bantu aku! Aku hampir tenggelam! Tolong aku!” Untungnya, saat itu ada seekor kupu-kupu dengan sayap indahnya yang tengah terbang melintas. Hewan bersayap indah itu pun langsung mengambil sebuah ranting yang kurus kemudian menjulurkannya ke arah Semut. “Semut! Peganglah ranting ini erat-erat! Aku akan mengangkatmu dengan bantuan ranting ini!” ucap Kupu-Kupu. Semut pun mengikuti perintah itu dan berpegangan erat pada ranting yang diarahkan padanya. Kemudian, Kupu-Kupu mengangkat ranting itu dan membawanya ke tempat yang jauh lebih aman. Atas bantuan tersebut, Semut berterima kasih kepada Kupu-Kupu. Ia juga memuji sang hewan bersayap indah itu sebagai makhluk Tuhan yang hebat dan bersifat terpuji. Mendengar pujian itu, Kupu-Kupu hanya tersenyum. Kemudian, ia berkata, “Sebenarnya, aku adalah kepompong yang pernah kamu ejek.” Betapa terkejutnya Semut mendengar ucapan itu. Ia pun menyadari segala kesalahan dan kesombongannya. Rupanya, ia membutuhkan bantuan dari sosok yang telah ia hina kemarin. Sejak saat itu, Semut berjanji tak akan menghina semua makhluk ciptaan Tuhan lagi. Baca juga Kisah Sawerigading dari Sulawesi Selatan & Ulasan Menariknya, Penyemangat Agar Pantang Menyerah Unsur Intrinsik Cerita Dongeng Kupu-Kupu dan Semut Setelah membaca ringkasan cerita dongeng Kupu-kupu yang Berhati Mulia dan Semut di atas, jangan lupa ketahui juga sedikit ulasan seputar unsur intrinsiknya ya. Berikut adalah ulasannya 1. Tema Gagasan utama dari cerita dongeng Kepompong dan Semut di atas adalah tentang kebaikan hati. Hal tersebut ditunjukkan dari sikap Kupu-Kupu yang tetap tulus menolong Semut meskipun sebelumnya pernah diejek-ejek. 2. Tokoh dan Perwatakan Secara umum, tokoh utama cerita dongeng di atas adalah Semut dan Kupu-Kupu yang berhati mulia. Semut memiliki sifat yang menyebalkan dan sombong. Dalam cerita dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia ini, Semut sering mengejeknya saat masih menjadi Kepompong. Di sisi lain, Kupu-Kupu memiliki sifat baik hati dan tulus membantu hewan lain. Bahkan meskipun hewan tersebut adalah Semut yang pernah mengejeknya ketika masih berwujud Kepompong. 3. Latar Hanya ada satu latar lokasi yang disebutkan dalam cerita dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia di atas, yakni sebuah taman. Di dalam taman tersebut dipenuhi oleh serangga kecil. 4. Alur Alur yang digunakan dalam cerita Kupu Kupu Berhati Mulia ini adalah maju atau progresif. Kisahnya dimulai dari seekor Semut yang sombong dan suka menjelek-jelekkan hewan lain, salah satunya adalah Kepompong. Konflik mulai terjadi ketika suatu hari ketika ia tengah berjalan-jalan di taman dan kakinya terjebak lumpur. Untungnya setelah ia berteriak minta tolong, ada Kupu-Kupu yang bersedia menolongnya. Siapa sangka kalau rupanya serangga yang telah menolong Semut itu adalah Kepompong yang sebelumnya diejeknya. 5. Pesan Moral Amanat atau pesan moral yang bisa didapatkan dari cerita dongeng pendek Kupu-Kupu berhati mulia ini adalah saling membantulah dengan keikhlasan, bahkan jika orang tersebut pernah melakukan kejahatan padamu sekalipun. Sama seperti Kupu-Kupu yang dengan ikhlas membantu Semut meskipun serangga kecil itu pernah menyakiti perasaannya. Selain itu, jangan pernah menyakiti hati orang lain. Karena bisa saja suatu saat nanti kamu membutuhkan orang yang telah kamu sakiti itu. Tidakkah itu nantinya hanya akan membuatmu malu? Kurang lebih mungkin begitulah yang dirasakan oleh Semut yang pernah mengejek Kepompong, tapi kemudian membutuhkan bantuan Kupu-Kupu. Selain unsur intrinsik, ada juga unsur ekstrinsik yang terdapat pada dongeng ini. Yakni nilai-nilai dari luar dongeng yang melengkapi kisahnya, seperti nilai sosial, moral, dan budaya. Baca juga Kisah Dongeng Anak Gembala dan Serigala Beserta Ulasan Menariknya, Pelajaran Agar Tak Sering Berbohong Fakta Menarik tentang Cerita Dongeng Kupu-Kupu Berhati Mulia Kalau sudah mengetahui kisah dan sedikit ulasan tentang unsur intrinsiknya, jangan lupa ketahui fakta menariknya. Berikut adalah ulasannya. 1. Banyak Diadaptasi Menjadi Animasi Seperti dongeng yang menarik dan mengandung pesan moral baik lainnya, cerita Kupu-kupu Berhati Mulia ini diadaptasi menjadi beberapa tayangan animasi. Apalagi, kisahnya cukup singkat dan mudah dipahami, sehingga pengerjaan animasinya mungkin tak terlalu memakan waktu lama. Kalau buah hati atau keponakanmu lebih suka menikmati pembelajaran melalui visual, tak ada salahnya kamu mengajaknya menonton video animasi kisah ini. Coba saja temukan beberapa tayangan animasinya di YouTube. Baca juga Legenda Watu Maladong dari Nusa Tenggara Timur, Batu Sakti yang Menyuburkan Sumba, Beserta Ulasan Menariknya Cerita Kupu-Kupu Berhati Mulia sebagai Dongeng Sebelum Tidur Jadi bagaimana? Menarik bukan cerita dongeng kupu-kupu berhati mulia di atas? Cocok sekali dibacakan sebagai dongeng sebelum tidur untuk buah hati tersayang, kan? Apalagi kisahnya mengandung pesan moral yang sangat indah. Kalau masih mencari dongeng fabel lain yang tak kalah indah dan mengandung pesan moral yang baik, cek artikel-artikel di kanal Ruang Pena di PosKata. Di sini kamu bisa mendapatkan kisah fabel Si Itik yang buruk rupa, Kancil yang cerdik dan Serigala, serta Gajah yang baik hati. PenulisRizki AdindaRizki Adinda, adalah seorang penulis yang lebih banyak menulis kisah fiksi daripada non fiksi. Seorang lulusan Universitas Diponegoro yang banyak menghabiskan waktunya untuk membaca, menonton film, ngebucin Draco Malfoy, atau mendengarkan Mamamoo. Sebelumnya, perempuan yang mengklaim dirinya sebagai seorang Slytherin garis keras ini pernah bekerja sebagai seorang guru Bahasa Inggris untuk anak berusia dua sampai tujuh tahun dan sangat mencintai dunia anak-anak hingga sekarang. EditorNurul ApriliantiMeski memiliki latar belakang pendidikan Sarjana Pertanian dari Institut Pertanian Bogor, wanita ini tak ragu "nyemplung" di dunia tulis-menulis. Sebelum berkarier sebagai Editor dan Content Writer di Praktis Media, ia pun pernah mengenyam pengalaman di berbagai penjuru dunia maya. Tersebutlah segerombolan kupu-kupu di sebuah taman kota. Salah satu di antara mereka memiliki sayap berwarna pelangi, Lala namanya. Lala sangatlah cantik, tapi sayangnya memiliki sifat angkuh. Suatu hari diadakanlah pesta, semua kupu-kupu di taman kota berkumpul di balik rumpun mawar. lulu kupu-kupu yang lucusumber “Kenapa semua kupu-kupu mengerubuti dia. Padahal sayapnya biasa saja, kalah jauh jika dibandingkan punyaku,” Lala menatap iri pada Lulu. Lulu adalah kupu-kupu bersayap putih, tidaklah secantik Lala. Tapi Lulu sangatlah lucu dan ramah, pandai sekali membuat kupu-kupu lain tertawa. Semua kupu-kupu suka padanya, kecuali Lala. “Lala, kamu cantik sekali hari ini, sayapmu sungguh berkilauan,” seekor kupu-kupu jantan mendekatinya. “Tentu saja aku cantik, aku kupu-kupu dari ras terbaik. Tidak sepertimu yang terlihat kusam dengan sayap coklatmu,” ujar Lala ketus. “Ah, kamu sombong sekali Lala. Lebih baik aku bermain dengan Lulu saja,” kupu-kupu jantan itu pun pergi. Tak lama kemudian diadakanlah pemilihan kupu-kupu tercantik setaman kota. Lala sangatlah yakin dialah yang akan terpilih. Seekor kupu-kupu tua bersayap ungu naik ke atas mawar tertinggi, seluruh perhatian terpusat padanya. “Dan yang terpilih sebagai kupu-kupu tercantik adalaaaaah…” Hening. “Lulu, kupu-kupu yang lucu,” Semua kupu-kupu bersorak gembira, kecuali Lala. Lebih baik aku tinggal bersama manusia, mereka selalu mengagumi kecantikanku. “Kamu mau ke mana Lala?” tanya Lulu saat melihat Lala yang hendak meninggalkan pesta. “Bukan urusanmu!” Dia menatap lulu dengan penuh kebencian. Lala mendorong Lulu hingga sayap Lulu tersangkut di duri mawar dan robek, Lulu kehilangan keseimbangan dan jatuh ke bawah, tepat di sebuah sarang laba-laba. +++ sumber; “Bagaimana nasib Lulu selanjutnya, Bu?” tanya Arachi “Tak lama kemudian datang seekor laba-laba yang segera menyuntikkan racun padanya.” “Jadi lulu mati?” Arachi tampak kecewa. “Ya. Tapi semua kupu-kupu di taman bunga selalu mengenangnya sebagai kupu-kupu yang lucu,” ibu mengelus kepala Arachi “Lalu bagaimana nasib Lala?” “Dia meninggalkan taman kota menuju perumahan manusia. Tidak ada seekor kupu-kupu pun yang merasa kehilangan. Lalu seorang manusia menangkapnya dan mengeringkannya. Sampai sekarang kamu masih bisa melihatnya terpajang di salah satu rumah seberang jalan.” “Lalu bagaimana selanjutnya?” “Sudah. Lain kali ibu akan bercerita lagi. Sekarang habiskan makananmu!” Arachi pun menyantap makanannya dengan lahap seekor kupu-kupu putih bersayap robek. Ibu melanjutkan memintal benang untuk memperkokoh rumahnya. I wrote it for FFHore and it’s the first time I wrote a fable. Please don’t blame me for giving you a psycho ending again ffhoreflashfictionkupu-kupu

cerita kupu kupu yang lucu